News Update :

Perairan Subi Kaupaten Natuna Bersih Dari Keberadaan Kapal Nelayan Asing

Kamis, 10 September 2015

NATUNA, TRIBUN - Aktivitas kapal tangkap nelayan berbendera Vietnam dan Thailand dipastikan berkurang di Perairan Pulau Subi. Bahkan bisa dikatakan hampir tidak ada.
Kepala UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Kecamatan Subi, Masnurdiansyah mengatakan, pihaknya dan beberapa nelayan Subi sudah tidak pernah lagi melihat kapal nelayan asing yang wara-wiri di perairan tersebut.
"Sekarang sudah bersih dari kapal nelayan berbendera negara lain. Hampir dipastikan sudah tidak ada, kalau dulu banyak yang berjumpa kapal-kapal dengan bendera Vietnam dan Thailand di perairan Subi," ujar Dian, Rabu (7/1/2015).
Ia mengatakan kebijakan tegas pemerintah pusat untuk menenggelamkan kapal asing illegal yang masuk ke Indonesia terlihat efektif sejauh ini.
"Kami sejauh ini merasa senang juga dengan langkah tegas tersebut. Yang jelas sudah nggak pernah nampak lagi kapal asing oleh nelayan sekitar," ungkapnya.
Saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, di bawah komando Menteri Susi Pudjiastuti juga memberlakukan moratorium terkait perizinan perikanan tangkap di Indonesia.
Evaluasi besar-besaran dilakukan terkait izin dan proses ekspor. Hal ini merupakan salah satu upaya memberantas Illegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing di wilayah Republik Indonesia.
Kapal-kapal yang ada di perairan Indonesia berkapasitas cukup besar. Sementara kapal-kapal nelayan dalam negeri sendiri rata-rata berukuran 70 GT.
Kapal-kapal nelayan Tiongkok dan Thailand dikatakan Susi lebih besar bisa mencapai 200-300 GT.

Sumber : http://batam.tribunnews.com/
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Liput Kecamatan Subi 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by RAHMAT ILLAHI | Powered by Blogger.com.