News Update :

Kecamatan Subi di Kabupaten Natuna semakin Terisolir

Selasa, 22 September 2015

Listrik Byar-pet, Telepon Susah, pun Transportasi Membahayakan 
Kecamatan Subi

Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, semakin terisolir. Tidak hanya listrik yang susah, komunikasi menggunakan telepon seluler di sangat susah. Kondisi ini sudah dirasakan sejak satu bulan lalu. Padahal pulau ini dihuni sekitar 3 ribu jiwa

Camat Subi, Erliansyah mengaku, keadaan ini sangat mencemaskan. Ditambah tidak tersedianya komunikasi alternatif untuk kepentingan pemerintah maupun masyarakat.
Sementara jarak tempuh dari Subi ke pusat kabupaten cukup jauh menggunakan transportasi laut. Jika menggunakan kapal motor membutuhkan waktu enam hingga tujuh jam.
Waktu tempuh tersebut jika saat cuaca bersahabat. Namun jika musim angin utara, memakan waktu lebih lama lagi.
”Pulau Subi semakin terisolir. Komunikasi seluler susah, transportasi laut membahayakan, ditambah lagi listrik yang hanya hidup beberapa jam sehari,” ungkapnya saat dihubungi, Rabu (7/1) kemarin.
Dirinya berharap pemerintah memperhatikan kecamatan yang masih terisolir dan berada di daerah terluar. Yakni dengan memberikan solusi nyata, guna mempermudah kehidupan masyarakat subi .
Susahnya komunikasi di Pulau Subi juga diakui Masnurdiansyah, Kepala UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Kecamatan Subi. Menurutnya, jika ingin berkomunikasi mesti mencari lokasi yang ada sinyal. ”Kalau kondisi sudah seperti ini, akan mempersulit dalam koordinasi,” ujarnya.
Karena sulitnya sinyal, masya rakat juga susah mengakses internet untuk mencari informasi dunia luar.
Padahal, beberapa waktu lalu pemerintah menjadikan Subi sebagai desa berdering. Sayangnya program ini tidak berjalan dengan baik, saat ini peralatan tersebut jadi barang milik pribadi.  (arn)
Sumber. http://batampos.co.id/
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Liput Kecamatan Subi 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by RAHMAT ILLAHI | Powered by Blogger.com.